Gatot Langsung Ditarik Jadi Staf Dispendik
Genteng - Aksi unjuk rasa meletus di SMAN I Genteng kemarin. Sekitar 770 siswa turun ke lapangan. Mereka menuntut kepala sekolah setempat.
Drs Gatot Siradjudin MM mundur dari jabatannya. Dimata siswa, Kasek Gatot sudah tidak pantas lagi memimpin sekolah yang beralamat di Jalan Kalisetail, Genteng itu. "Kita bersatu untuk menang. Kita demo demi masa depan SMA I Genteng. Bukan untuk atas nama orang per orang," teriak Riski, perwakilan siswa.
Karuan saja, seruan siswa kelas III/A2 itu langsung disambut hangat oleh rekan-rekannya. Mereka pun bergantian berorasi menghujat habis-habisan Kasek Gatot. "Hari ini juga Pak Gatot harus turun, jika tidak kami akan mogok belajar," ancam salah seorang siswa memakai pengeras
suara.
Unjuk rasa kemarin tergolong menarik. Bukan hanya siswa yang demo, seluruh guru di SMA favorite di Genteng itu juga turun ke lapangan. Seolah tak mau kalah dengan para siswanya, para guru terus memberikan semangat. Bahkan, ada seorang guru perempuan yang tiba-tiba mengacung-acungkan selebaran. Dia kemudian mengangkat kertas berukuran 40 x 40 centimeter itu sembari mondar-mandir di hadapan para siswa yang unjuk rasa.
Tak pelak, melihat gurunya ikut demo, para siswa tambah bersemangat. Mereka pun meneriakan yel-yel anti Gatot. "Kami bersatu untuk menang," teriak siswa. Puncak demo terjadi sekitar pukul 11.00. Sebab, saat siswa berkumpul di halaman sekolah, tiba-tiba Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Banyuwangi Drs Nur Hadi MM muncul dari pintu samping SMAN I Genteng.
Tak pelak, kedatangan Nur Hadi itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari pendemo. "Pak Nur Hadi kami minta Pak Gatot dipindah," desak pendemo menyambut kedatangan Nur Hadi. Sambil berharap cemas para siswa berhenti menggelar orasi. Sementara Nur Hadi langsung menggelar pertemuan dengan para guru dan perwakilan para siswa di aula sekolah setempat. "Ini merupakan akumulasi dari kekecewaan kami. Maka kami mohon Pak Gatot diganti sekarang juga. Jika tidak, kami akan mogok ngajar," ancam H Siswoto MM, perwakilan dewan guru. Di hadapan Nur Hadi, Siswoto juga meminta agar pascademo ini, tidak ada guru yang dimutasi. Selain itu, dia meminta agar Kadispendik segera mengganti Gatot dengan seseorang figure pemimpin yang professional dan independen. Sebab, selama jabatan Kasek SMAN I Genteng dikendalikan Gatot, jabatan strategis lain selalu dipegang orang-orang dekatnya.
Di tempat yang sama Riski juga menuturkan lemahnya kepemimpinan Gatot. "Jika siswa suruh disiplin bagaimana dengan para guru dan pak kasek ?," tanya Riski berap-api. Tidak hanya itu. Bukan hanya itu. Dia juga menyoal berbagai macam tarikan yang tidak jelas. Misalnya, dana laboraturium, dana pembelian paket kumputer, serta Dana Operasional Sekolah (BOS). "Mengapa saat siswa mengalami musibah dana asuransinya tidak turun ? Uang itu dikemanakan ?," tanya Riski keheranan.
Aksi demo itu langsung direspon Kadispendik Nur Hadi. Diakui, pihaknya telah mengusulkan pemutasian Gatot kepada Bupati Ratna Ani Lestari. Hanya, kata dia momentumnya belum tepat. Sehingga, hingga hari ini Gatot belum dapat dipindah. "Tapi sekarang kan ada tuntutan dari guru dan siswa, berarti keinginan dinas dan aspirasi sekolah sudah klop," tegasnya.
Atas tuntutan itu, lanjut Nur Hadi, mulai hari ini, Gatot akan ditarik di bagian staf Dispendik. Sebagai penggantinya, pihaknya akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) Kasek SMA I Genteng. "Saya mohon siapapun orangnya yang saya tunjuk nanti tetap dihormati," pinta Nurhadi kepada
para guru dan siswa. Sayangnya, dia tidak berani membocorkan siapa nama Plt yang hari ini akan mengisi kursi yang ditinggalkan Gatot. "Dia pokoknya orang profesional dan bisa diajak kerja sama," tegasnya.
Jawaban Nur Hadi itu langsung melegakan pendemo. Begitu Nur Hadi meninggalkan SMAN I Genteng, siswa dan guru membuat lingkaran di lapangan seolah merayakan pesta kemenangan. "Pak Gatot mengapa kamu hanya di rumah saja ! Ayo temui kami," tantang para siswa, yang mengaku kesal dengan sikap Gatot itu.
16 March 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment