16 December 2008

Lutfhan Just Married !!!

segenap alumni satwika2000 mengucapkan :
SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU

TO :

Riesti Triyanti & Lutfhan Hadi Pramono

Semoga Kebahagiaan senantiasa bersama kalian, amien.
( 16 December 2008- Selamanya)


15 December 2008

Nuryanto Mengakiri Masa Bujang

Akhirnya teman kita Briptu. Nuryanto mengakhiri masa bujangnya tanggal 9 Desember 2008 dalam acara Akad Nikah dengan seorang Bidan yang berdomisili di Genteng (tepate aku gak weruh). Katanya sang istri alumni SMADA Genteng kira-kira 3-5 tahun di bawah kita.

Terus resepsi pernikahan di tempat Nuryanto tgl 12 Desember kemarin. 

Selamat Menenmpuh Hidup Baru buat Pak Polisi Yosomulyo, Semoga dengan keluarga baru bisa membangkitkan semangat baru dalam mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat sebagaimana slogan POLRI..... Hehehe.....

segenap alumni satwika2000 mengucapkan :

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU

TO :

N U R Y A N T O
Semoga Kebahagiaan senantiasa bersama kalian, amien.
( 09 December 2008- Selamanya)


Who's Next............??????

14 December 2008

Gejolak Masa Puber II

....

Selayaknya pasangan muda yang baru mengenal cinta, kamipun menjalaninya dengan kisah kasih di sekolah, mirip sekali dengan kisah Rano Karno dalam film Galih dan Ratna. Kami lebih sering menghabiskan waktu berdua untuk mengerjakan PR, bergurau dan makan siang bersama ketika tanda istirahat berbunyi, pun jalan berbarengan ketika pulang sekolah. Kami jarang sekali melewatkan malam minggu bersama, karena aku harus pulang ke rumah. Saat itu, hatiku bergumam... "Masa SMA adalah masa terindah dalam hidupku" setidaknya untuk saat itu.

Aku termasuk murid yang bandel di sekolah, tidak jarang aku menghabiskan waktu bersama teman-teman untuk minum-minuman, menghisap ganja atau balapan liar. Dibalik itu semua, dan kebalikannya, aku juga termasuk salah satu murid yang berprestasi. Nilai-nilai ujian pertengahan dan akhir catur wulan selalu memuaskan, bahkan juga tidak jarang aku memperoleh ranking 5 besar di kelas.

Sifatku berkebalikan dengan sifatnya, Dian adalah sosok wanita yang pendiam dan sedikit pemalu. Saat itu banyak yang menilai kami adalah sebuah pasangan "Angel and Demon", tak apalah... Kadang cinta tidak memandang usia, status ataupun bentuk fisik dari kedua insan manusia yang menjalaninya. Dian selalu sabar untuk memberikan nasehat yang berarti buatku, dia juga selalu sabar dan tidak pernah meninggalkanku ketika aku tertimpa masalah.

Pernah sekali aku tertawa di dalam hati ketika dia mengatakan "Kamu akan lebih ganteng kalau kamu merubah semua sikap nakalmu", hahahaha semua orang tahu bahwa aku bukan tipikal cowok macho dan ganteng, akupun menyadari itu. Selama kurang lebih 9 bulan kami menghabiskannya dengan senyum, tawa, sedih, bahkan tangis. Mungkin itulah kenapa Tuhan memberikan perbedaan kepada setiap manusia.

Mungkin karena sifat ergosentrisku terlalu besar, aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan secara sepihak. Aku sadar bahwa aku masih cinta dan sayang kepadanya. Bahkan kami sempat berencana untuk memberikan nama calon anak kami dengan nama "Risna", entah apa arti dari nama itu, mungkin adalah inisial kami berdua. Saat aku mengambil pilihan untuk putus, aku benar-benar merasa seperti manusia tidak mempunyai perasaan, tidak ada rasa penyesalan ataupun kesedihan dalam benakku. Aku masih terhanyut dengan gejolak masa puber di sekolah...


Bersambung...

13 December 2008

Gejolak Masa Puber

Inilah bagian dari kisah hidupku yang mungkin tak 'kan pernah terselesaikan. Semuanya meninggalkan goresan-goresan memori yang sampai kini ada satu yang paling membekas...

Dian Astarini. Dia adalah cinta pertamaku, ketika aku lulus dari SMP dan mulai masuk kedalam jenjang SMA, aku mulai diperkenalkan dengan yang namanya perasaan suka dan cinta. Aku termasuk lelaki yang memiliki sifat "minder" terhadap lawan jenis. Hari pertama di sekolah, aku memilih duduk di bangku belakang paling pojok. Dengan asumsi aku bisa menyendiri dan tidak banyak bertegur sapa dengan teman-teman baruku. Saat wali kelas mulai memperkenalkan diri sekaligus memberikan penjelasan singkat mengenai sistem belajar di SMA, ada salah satu siswi memakai kerudung putih nampak sedikit takut ketika memasuki ruang kelas kami. Sambil menunjukkan mimik muka takut dan wajah yang memerah, dia mulai memperkenalkan diri, "Selamat pagi semuanya, maaf saya datang terlambat. O yah, namaku Dian", tak lama kemudian Wali kelas kami mempersilahkan gadis manis itu untuk mengambil tempat duduk yang tersedia. Seingatku tidak ada hal yang istimewa lagi setelah itu.

Aku terbiasa masuk lebih pagi dari teman-temanku, kebetulan aku indekos di tempat yang tidak begitu jauh dari sekolah. Setiap pagi setelah tidak begitu lama aku duduk di tempatku, sosok Dian muncul dengan senyum manisnya, dia tidak menegurku dan begitu juga aku. Aku ingat sekali, waktu itu aku secara tidak sengaja menyanyi dengan suara lirih lagu "Mungkinkah" yang dimainkan oleh kelompok band "Stinky". Agak lama aku menyanyi, gadis itu menyapaku "Wah, jangan menyanyi lagi itu donk... Aku teringat dengan cowokku... Please..." Baiklah, aku tidak melanjutkannya.

Hari demi hari, dan minggupun berjalan demi minggu sampai aku merasakan ada rasa suka terhadap dia dan mungkin rasa cinta yang begitu dalam. Dia memiliki alis dan mata yang indah, kalau aku boleh bilang, tatapan matanya membuat setiap lelaki merasa terpesona... entah mengapa. Saat itu bukanlah hal yang mudah bagiku untuk secara berani berterus terang mengenai apa yang aku rasakan, apalagi aku tahu bahwa dia telah memiliki cowok, Yahya namanya. Pada jamanku SMA, memiliki cowok anak kuliahan adalah sebuah kebanggaan tersendiri, mungkin hal itu juga yang dirasakan olehnya. Tak apalah, aku akan coba untuk mendekati dia, apapun resikonya.

Setiap harinya, hubungan kami semakin akrab, aku lebih sering berbicara dengan dia di kelas, rasa malupun pelan-pelan terkikis seiring timbulnya rasa nyaman ketika aku berada disisinya setiap saat kami bersama di kelas. Apabila ada waktu senggang, aku menyempatkan diri bermain ke rumahnya, dan kalau boleh jujur saat itu adalah sebuah moment yang paling berharga di setiap waktuku. Aku bisa lebih sering berlama-lama untuk sekedar melihat alis matanya dan manis senyumnya.

Sampai pada suatu waktu, aku memberanikan diri untuk mengutarakan semua isi hatiku, kebetulan kami berjumpa di tempat dimana aku indekos. Malam itu bukanlah malam yang enak dan nyaman, badanku terasa panas dan peluhpun menetes dari kepalaku. Ingin segera aku mengatakan "Aku cinta kamu" tapi perkataan itu entah kenapa lama sekali terucap. Dia lama menatapku, mungkin menanti perkataan apa yang nantinya akan keluar dari mulutku. "Dian, aku cinta kamu. Aku ingin menjadi bagian yang terindah dalam hidupmu" tanpa kusadari kata itupun terucap... Malam itu, 23 Juni 1997 kami resmi mengikrarkan diri untuk mencoba saling setia dan belajar untuk mencintai satu dengan lainnya.

Bersambung...

by betha aris susanto, jakarta, 13 Desember 2008

10 December 2008

Sinema indonesia (buruk)

Saya suka nonton pelem anda juga kan? Tapi sayang film2 indonesia masih kurang merepresentasikan selera saya, meski ada beberapa yang bagus dari segi tata sinematografi, ide cerita, karakter, setting dan pesan moral (ini yang krusial), tapi hanya dikit (gie,ayat ayat cinta, laskar pelangi, yang ini paling pantastiz) film2 ini menggunakan format film yg sebenarnya (menggunakan kamera film seluloid 35mm), yg laen kamera digital handheld supaya bisa diputar di proyektor bioskop ditransfer ke pita film seluloid 35mm, banyak film diproduksi hanya untuk memenuhi selera pasar (orang2 berselera rendah, yang bukan saya tentunya, mungkin mas didik panuroto), film hantu slalu didominasi hantu mainstream indonesia (pocong,kuntilanak,suster ngewek eh ngesot, sundel bocor,dan hantu2 populer lainnya), lebih buruk lagi sinetron dengan isu plagiarismenya. Yg hanya bisa nyontek drama korea dan jepang, saya rindu tontonan tv jaman sekolah dulu, The x files, friend, Mc Gyver, the A team, Hunter,Emergency room, la femme nikita, LA Heat, dan yg paling fenomenal CSI :crime scence investigation, (di amrik ada 2 versi las vegas dan new york), ratingnya tinggi, slain si doel anak sekolahan tentunya, nah saya minta tanggapan teman2 tentang dunia sinematografi nasional! Komentarilah koar2 saya ini (mumpung gak lagi misuh2)

by yuniar

Just Opinion....

Film indo yg paling bermutu yg pernah sy tonton adalah "Gie" dan "Biola Tak Berdawai" (mesti jarang sing krungu kie), juga film "Petualangan Sherina" yang memang bagus untuk dikonsumsi anak - anak indonesia.

Menurut saya produksi film sangat dipengaruhi oleh kultur atau budaya tempat diproduksinya film tersebut. Contohnya, di Indonesia sendiri yang kultur magic nya sangat kuat (contoh banyuwangi terkenal santet e hehe...) ujung2 nya film yg diproduksi film2 hantu, dkk. 

Kemudian wabah sinetron gak bermutu yang sudah menjalar ke semua stasiun televisi kecuali metro. Gaya hidup mewah yg tdk pernah absen dipertontonkan oleh sinetron2 indonesia sangat tidak baik untuk perkembangan mental masyarakat kita, terutama saya :d. Sinetron yg layak ditonton palingan Si Doel anak sekolahan, klo komedi situasi ya "Bajaj Bajuri". Ato mendingan klo bikin sinetron yg mengangkat masalah publik yg sampe skr blm ada solusi seperti korban lumpur lapindo.

Bisa jadi masyarakat tidak ada pilihan, tontonan mana yg harus ditonton. Mo nonton berita seharian juga bosen, nonton debat politik juga ga smua orang mudeng dan tertarik tentang dunia politik. Akibatnya nonton sinetron2 itu, trus penasaran nonton cerita selanjutnya.
Trus mo nonton film di bioskop adanya film2 hantu aja.
Intinya industri perfilman di Indonesia hanya memikirkan laku ato tidaknya film yg diproduksi , tidak memikirkan bagaimana imbas dari jenis film2 yang mereka buat.

sekali lagi just opinion....

by yulie

09 December 2008

acara pesta bujang lutfan

okey lutfan, here we go... 

ya.. lutfan namanya, lajang satu ini tak pernah kenal menyerah mencoba mencari belahan jiwanya, dimulai dari kota surabaya tempat dia menimba ilmu sampai di kota jakarta tempat dia bekerja skrng, namun tak satupun yg dia temukan hehehe...

akhirnya dengan putus asa, dia balik kampung bermaksud konsultasi dengan mbah Dar, dukun terkenal di kampungnya agar dilancarkan jodohnya. eh.. dilalah blm masuk rumahnya, tiba2 dia melihat tetangga depan rumah 'tuing.. tuing..' koq ini anak skrng cakep yak, perasaan dulu pas SD masih ingusan" gumam lutfan.

dan si gadispun dengan tersipu malu memandang lutfan dengan gagah berdiri di depan rumahnya, si gadispun berkata dalam hati 'wah.. mas lutfan skrng tambah keren yah, cakep dan ganteng kyak tengku wisnu di cinta fitri, beda banget ma dulu kyak ruben onsu'

ta mau berlama lama, dan ga pengen lepas belahan jiwanya, dengan niat yg mantab dan nawaitu, akhirnya lutfan melamar si gadis tersebut yang ta lain dan ta bukan 'tetangga depan rumah'

benar kata mbah Dar "klo'.. jodoh ga bakal kemana cuuu..." 

nah.. bagi temen2 yg pengen jadi saksi dalam acara pelepasan lajang lutfan, ayo silahkan berbondong-bondong ke rumahnya tgl :

16 Desember 2008; Pukul : 08.00  >>> akad nikah

18 Desember 2008; Pukul : 18.00  >>> resepsi nya


tempat di dusun Parastembok RT o1/RW I Jambewangi-Sempu

nah.. link ini buat temen2 yg ga percaya klo' dia dah mo melepas lajang, aku kasih link undangannya okey... hehe..

http://www.ziddu.com/downloadlink/2878980/undangan_lutfan.zip