16 October 2006

Reuni 2006

insyaallah pada tahun ini akan diadakan reuni alumni angkatan 2000 di rumah hafez yang dijalan jeningsari, deket sawah jd bisa skalian maen lumpur hehe..., insya allah pada :

tanggal : 28 oktober 2006
jam : 09.00 wib

pada taun ini targetnya adalah mampu mengumpulkan alumni 2000 sebanyak mungkin, smoga kawan2 bisa saling bekerjasama untuk mensosialisasikan acara kita ini dan kemudian datang tidak hanya sendiri tapi juga dengan kawan2 alumni 2000 yang laen, kami tunggu yah...

info lebih lanjut bisa kontak hafez di 081578888873, aulia di 081559913609, atau erik di xxxx (lali)

info ke korda memang masih belum dilakukan, tapi insyaallah akan segera kami kontak...

bagi kawan2 yang dah kerja diharap bisa menjadi donatur kegiatan reuni ini minimal 50.000 atau lebih... dengan no rek sbg berikut:
-BCA KCP GENTENG: 2630286363 an WORO CATURIS ADITYANTI
-BANK MUAMALAT CAB JEMBER: 9069112399 an ERICK ESTRADA,SH
-BNI CAB GENTENG: 0105760611 an HAFEZ RUSYDI,SE
-BRI: 058101001729504 an ANDHI NUR
-BANK MANDIRI: 1430002021796 an RULLY TRI K

saat ini selaku bendahara sementara dihandle sdr erick, setelah pengiriman diharap langsung kontak dengan sdr erik yang kmudian akan koord dengan pemilik rek, terima kasih..

15 October 2006

Baby Girl....

Telah lahir dengan Sehat dan normal di RSIA Hermina Takuban Perahu Malang, pada :

hari Minggu, 15 Oktober 2006 pukul 22.45 WIB
seorang bayi perempuan dengan tb/bb 50cm/3,1Kg yang diberi nama :

 
FIRLIETA RAMANDA XAVIERA HIDAYAT

binti Agung Firman Hidayat

 
Semoga menjadi anak yang sholehah.

SELAMAT BUAT AGUNG SEKELUARGA.



17 September 2006

Aryaningsih Just Married !!!

Segenap civitas akademika alumni satwika 2000 mengucapkan

selamat menempuh hidup baru kepada

A R Y A N I N G S I H

pada hari ini, Minggu 17 September 2006

pukul 14.00 WIB

Semoga menjadi Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warrohamah.

Amien

09 September 2006

Ruly & Andhi Just Married !!

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU
TO :
RULY & ANDHI
Semoga Kebahagiaan senantiasa bersama kalian, amien.
( 9 Sept 2006 - Selamanya)

foto-foto menyusul

26 July 2006

Diskusi

Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih/kelompok. Biasanya komunikasi antara mereka/kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.

Meninjau kembali makna harfiah dari diskusi, disitu jelas termaktub bahwa diskusi bertujuan untuk menghasilkan suatu pemahaman dengan baik dan benar berdasarkan dasar yang digunakan sebagai penguatan argumentasi. Namun demikian, dalam prosesnya diskusi juga diperlukan sebuah etika yang secara implisit menjadi sebuah konsensus berdiskusi yang baik sehingga pendapat yang kita sampaikan bisa dipahami dengan baik lawan diskusi kita. Jika kemudian diskusi itu tidak didasari akan sebuah etika di dalamnya, niscaya diskusi itu tak ubahnya bak olok2an yang di dalamnya berisi proses pembenaran diri sendiri agar mendapat pengakuan dari yang lain bahwa dialah Sang "Super" yang tak terkalahkan oleh siapapun meski apa yang dikemukakan itu tak berdasar pada sebuah referensi, data atau landasan yang valid.

Maka, kemudian yang muncul adalah sifat dasar manusia sebagai makhluk individu (EGO).
Dalam hal ini, aku pun nggak menilai bahwa diskusi yang ada di milis ini adalah diskusi yang jelek, bahkan sebaliknya. Dengan adanya dinamisasi pemikiran menurutku itu adalah sebuah kemajuan dan menunjukkan proses demokratisasi berjalan. Perbedaan pendapat adalah sesuatu yang indah apabila hal itu diharmonisasi. Namun, sebagai orang yang menghargai pluralitas aku hanya menyayangkan jika kemudian dalam diskusi itu muncul ke-EGO-an individu atau golongan dengan tidak memperhatikan yang "lain".

Salam hangat,

21 July 2006

De Javu

De Javu adalah sebuah fenomena psikologis, dalam sebuah angan atau bahkan realita.
lebih gampangnya definisi De Javu adalah fenomena tentang adanya visualisasi peristiwa atau angan yang bukan gerak fisik (cenderung ke angan atau mimpi) pada masa lampau kemudian pada masa depan anda kembali merasakan peristiwa di masa lampau itu bahkan saat merasakannya itu adalah sebuah kenyataan yang benar benar nyata dan anda alami secara fisik dan dalam kondisi psikologis yang sangat sadar.intinya De Javu adalah rekaman ulang peristiwa yang dulu kita alami, kemudian kita rasakan , kita lihat, kita resapi hal yang sama seperti dulu.

Berbagai macam peristiwa di dunia atau bahkan di negeri kita sendiri sampai detik ini adalah sebuah De Javu, misal di masa lampau ada gunung meletus sekarang pun ada, dimasa lampau ada kaum kapitalis yang menancapkan kuku hegemoni kaum rakus pun saat ini masih terjadi, kaum zionis Israel yang dari dulu kita saksikan tak tahu diripun sekarang kita masih menyaksikan,keterpurukan bangsa, pengangguran, amerika yang sok menjadi pengatur demokrasi dunia, kelompok pro status quo, bangsat bangsat jalanan, atau hal hal buruk lainnya.
Gempa, Tsunami, itu adalah de javu yang sangat dahsyat yang kita saksikan atau alami sampai saat ini, tangis, darah, amarah, dan keterpurukan itulah De Javu saat ini.

percaya atau tidak apa yang kita alami saat ini adalah sebuah de javu karena kita semua sudah mengalaminya di masa lampau dan saat ini kita masih mengalami, menjalani, menyaksikan peristiwa lampau di masa sekarang, seolah batas ruang dan waktu kita hanya diisi oleh De javu.
tapi aku yakin anda semua pasti juga sempat mengimpikan tentang kesuksesan, kedamaian, dan kemakmuran lahir dan batin, semoga itu menjadi sebuah De Javu kawan.
salam hangat penuh dengan dentuman

20 June 2006

Dialog Presiden vs. Rakyat

Ketika membaca majalah National Georaphic edisi [lupa] disalah satu coffee shop di Yogya, saya menemukan beberapa artikel yang menarik.

Cerita ini dari negara tetangga Venzuela, disana disebutkan cara terbaik untuk memahami pesona yang ditebarkan oleh presiden Venezuela kepada rakyatnya adalah dengan menyimak apa yang mereka lakukan disetiap hari Minggu pagi pukul sebelas.

Sambil duduk dikursi kesayangan didepan televisi, mereka menyaksikan siaran "Alo Presidente" sarana komunikasi mingguan lewat televisi antara Hugo Chavez (sang Presiden) dengan negerinya. Dalam cara tersebut presiden membuka dialog secara bebas (debat secara argumentatif) yang berbicara tentang berbagai kebijakan negaranya dengan vs. grass root (rakyat). Disana jelas terlihat bahwa sang Presiden berusaha open minden dengan tidak menutup mata bahwa "dia" adalah sebagai manusia biasa yang tak luput dari salah dan masalah, tentunya dengan dialog yang seperti ini diharapkan bahwa apa yang disuarakan oleh rakyat saya bisa didengar langsung oleh pimpinan mereka dan dapat dilakukan tindakan prefentif apabila diperlukan, begitu kata Chavez.

Bayangkan apabila acara tersebut berhasil diterapkan di Indonesia. Tentunya banyak sekali suara-suara dari rakyat Indonesia untuk segera dilakukan perubahan yang mendasar untuk beberapa sendi yang terjebak kedalam krisis multi dimensi. Dengan dialog terbuka tersebut diharapkan segala kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dapat dikritisi secaralangsung oleh rakyat. Menarik bukan?

Ah... bicara Indonesia cuman bisa bicara harapan dan omong kosong belaka.

Salam hangat,
Betha Aris [Jogja]

19 June 2006

Masalah akan menjadi lebih indah

Beberapa hari yang lalu saya telah menjalani kehidupan baru sebagai seorang mahasiswa pasca sarjana, ada beberapa hal yang ingin saya share kepada kawan-kawan tentang sebuah makna dari "MASALAH".

Diantara kebanyakan kita menganggap bahwa "MASALAH" adalah sebuah persoalan yang mengganggu pribadi-pribadi yang terlibat dengan hal tersebut, ada juga yang beranggapan bahwa "MASALAH" adalah sebuah hal yang harus dan segera untuk diselesaikan. Namun, marilah sejenak kita merenungkan arti yang sebenarnya dari sebuah kata yang sering kita mengalaminya itu.

"MASALAH" atau "PROBLEM" adalah sebuah kejadian apabila sebuah KEMAUAN tidak sesuai dengan REALITA, dan hal tersebut tidak harus menjadi sebuah beban atau hal yang harus dan segera kita selesaikan, dengan "sedikit garam yang berbeda" kita bisa melihat masalah dengan lebih bijak, dan kita bisa menikmati dari semua masalah yang datang silih berganti dengan enjoy dan feel good.

Bagaimana bisa?

Contohnya apabila kita terbebani dengan sesuatu hal yang mengganjal (ex: cinta, masalah ekonomi, masalah pekerjaan, etc) kebanyakan dari kita cepat mengeluh dan bergumam "Damn! I got a trouble!". Namun dengan sedikit filosofis kita bisa melihat bahwa dengan adanya masalah yang datang, secara manusiawi kita masih menjadi manusia yang sempurna, manusia yang sempurna adalah manusia yang tidak lepas dari masalah. Mungkin secara sadar atau tidak, kita kadangkala kurang pandai untuk "memanage" hal tersebut sehingga suasana yang semula membosankan berubah menjadi hal yang menarik.

Penyelesaiannya adalah, ketika orang merasa dirinya sendiri dan belum mempunyai pasangan, marilah kita berpikiran positif bahwa mungkin Tuhan belum berkenan untuk menunjukkan orang yang tepat didepan kita, Tuhan pasti punya rencana yang lebih baik dan indah kepada setiap manusia, apabila kita merasa kekurangan dalam hal ekonomi, marilah kita berpikiran positif dengan landasan bahwa hidup kita ini sudah berkecukupan, bahkan masih banyak orang lain yang lebih menderita dari kita, sekali lagi mungkin Tuhan masih belum menunjukkan rezeki yang baik kepada kita, dan pastinya Tuhan akan mempunyai rencana yang lebih baik dari sekarang.

Saudaraku, marilah kita berpikir dan merenungkan sejenak, bahwa kita sebagai manusia memang diberikan segala rasa, cipta, dan karya yang jauh lebih baik apabila manusia itu sendiri mampu untuk menikmati dan menjalaninya dengan indah, percayalah bahwa hidup dan kehidupan ini akan selalu indah pada masanya... dan segalanya itu akan tiba kepada setiap manusia dengan saat yang indah pula.

Salam hangat dari Jogja
Betha Aris

10 June 2006

indonesian idol adalah ?

sangat tidak menyenangkan

asal anda tahu acara talent "fucking" contest seperti ini hanya akan menambah daftar panjang jumlah pemimpi di Indonesia, ini hanyalah akal akalan stasiun tv dan operator selular, acara yang sangat kaspo, busuk , penuh dengan nuansa kebohongan , lagi pula para peserta kan hanya terbawa euforia sesaaat yang sangat menjebak.tiada kualitas yang dapat diandalkan hanya kaspo dan kaspo.penyanyi sejati adalah orang yg dapat membawakan lagu dengan resapan jiwa yang tinggi dan alunan dentuman yg membius.

asal tahu saja sinetron juga demikian
sebuah tayangan dengan balutan hedonisme dan exclusivisme yang sangat bomba dari ujung rambut sampai ujung kaki, tiada pesan moral dari ceritanya, dialog sangat standar dan penuh caci maki, amarah dan balutan kaspo yang sangat pekat.jadilah orang Indonesia yang bermartabat dan berwibawa.

seorang pujangga papan atas yang bernama Raden Mas Dj Anchoex bersabda

Langkah hidup seseorang dipengaruhi sebuah dentuman yang sangat sporadis dan membius,karena dengan dentuman jantung tetap berdegup dan nafas terengah.

sebuah tayangan tv yang saya sebutkan tadi hanyalah tontonan oran indonesia yang memiliki kadar selera yang sangattttttttttttttttttttttttttttttt rendahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

ironis memang padahal yang aktiv di milis ini adalah orang yang punya pikiran waras dan intuisi yang sangat tinggi, dan wawasan yang cukup bomba, tapi semuanya luntur hanya karena kegemaran menonton acara yang penuh dengan balutan kaspo dan omong kosong.

Diantarannya tentu saja sebagai ajang popularitas. Disamping itu, kebanyakan orang tua selalu ingin anaknya jadi populer.
 
Dalam hal ini beberapa kepentingan bisnis berdiri kuat, guna menopang di balik skenario kemunculan beberapa menu siaran yang akan diluncurkan. Ada sebuah aktivitas untuk selalu mencari sesuatu yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat. Sehingga pemirsa tetap berada pada porsinya, yakni sebagai lahan atau media 'kesepakatan' bisnis. 
 
Apakah ini juga cara-cara kapitalis? di sini berlaku Sindrom Masyarkat Tropis. Dimana ada budaya kemalasan. Diketahui, Indonesia yang beriklim tropis selalu terasa panas. Jika panas, orang yang banyak bergerak tentunya lebih cepat merasa lelah. Sedang di sisi lain, kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, semuanya ada, dan akhirnya berujung pada kemalasan. Iklim kerja yang semacam ini memupuk jiwa konsumtif, sehingga menjadi lahan yang menjanjikan bagi dunia industri. 
 
Industri memang selalu mendorong untuk mencari sesuatu yang baru. Menciptakan sesuatu agar orang menjadi membutuhkannya. Ketika menginginkan sesuatu, timbul sikap serakah, dan muncullah keinginan bersaing. Sedangkan fenomena Indonesian Idol ini hanyalah salah satu contoh dari sekian metode yang berujung pada kepentingan bisnis, buah dari tangan industrialisme. Akhirnya, yang dikejar bukan lagi quality of live. 
 
Fenomena ini mengingatkan kita kepada kehadiran trend acara-acara misteri baru lalu, dimana setiap hari seluruh stasiun TV juga dihiasi oleh sajian acara berbau misteri alam gaib, dunia supranatural, roh halus, dan semacamnya
 
salam hangat penuh dentuman dari

Dj Anchoex

04 June 2006

Komentar Paranormal

Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 29 Mei 2006, dalam sebuah acara
infotainment di sebuah stasiun swasta, aku tertarik pada suatu bahasan
mengenai gempa, di situ menyajikan komentar artis tentang gempa yang
barusan melanda kota Jogja, yang paling menarik bagiku adalah tentang
komentar Permadi yang mengatakan bahwa :

[...]

"Gempa yang terjadi di Jogja itu karena semakin ranggangnya hubungan Ratu
pantai selatan dengan Raja keraton Jogja, yang secara gaib merupakan
pasangan suami istri, dia juga mengatakan baru kali ini Jogja di hadang
dua bencana, pertama ancaman meletusnya gunung Merapi, dan bencana gempa
yang berpusat di laut selatan."

[...]

Memang saat ini Jogja lagi menghadapi masalah dengan ancaman gunung Merapi
yang siap meletus dan bencana Gempa yang sedang melanda. tapi komentar
Permadi tentang masalah ini aku pikir belum saatnya diucapkan oleh wakil
rakyat walaupun ber--background--spiritualis, saat ini warga Jogja lagi
panik yang secara psikologis mudah terprovokasi jangan terlalu
diprovokatif oleh masalah gaib yang hanya orang-orang tertentu yang bisa
membuktikanya.

Beberapa saat setelah gempa itu terjadi warga Jogja sudah terprovokasi
oleh isu tsunami, isu tersebut sudah menggegerkan warga Jogja, dalam
keadaan kesakitan mereka sudah berlarian mencari tempat yang tinggi untuk
menyelamatkan diri, haruskah mereka kembali berdemo ke keraton karena
provokasi ini.

Secara spiritual mungkin argument tersebut benar, namun siapakah yang bisa
membuktikan hal tersebut?? mungkin hanya orang-orang tertentu yang
mempunyau kemampuan seperti Permadi.

Warga Jogja saat ini tidak butuh ocehan provokatif yang mereka butuhkan
saat ini bantuan untuk kelangsungan hidupnya, untuk itu simpan dulu
komentar provokatif tentang Jogja saat ini.

Brr... berita di televisi semakin lama semakin menyeramkan... saya mau
istirahat dulu.

Salam hangat,

16 March 2006

Siswa SMUN I Genteng Demo Kasek

Gatot Langsung Ditarik Jadi Staf Dispendik

Genteng - Aksi unjuk rasa meletus di SMAN I Genteng kemarin. Sekitar 770 siswa turun ke lapangan. Mereka menuntut kepala sekolah setempat.

Drs Gatot Siradjudin MM mundur dari jabatannya. Dimata siswa, Kasek Gatot sudah tidak pantas lagi memimpin sekolah yang beralamat di Jalan Kalisetail, Genteng itu. "Kita bersatu untuk menang. Kita demo demi masa depan SMA I Genteng. Bukan untuk atas nama orang per orang," teriak Riski, perwakilan siswa.

Karuan saja, seruan siswa kelas III/A2 itu langsung disambut hangat oleh rekan-rekannya. Mereka pun bergantian berorasi menghujat habis-habisan Kasek Gatot. "Hari ini juga Pak Gatot harus turun, jika tidak kami akan mogok belajar," ancam salah seorang siswa memakai pengeras
suara.

Unjuk rasa kemarin tergolong menarik. Bukan hanya siswa yang demo, seluruh guru di SMA favorite di Genteng itu juga turun ke lapangan. Seolah tak mau kalah dengan para siswanya, para guru terus memberikan semangat. Bahkan, ada seorang guru perempuan yang tiba-tiba mengacung-acungkan selebaran. Dia kemudian mengangkat kertas berukuran 40 x 40 centimeter itu sembari mondar-mandir di hadapan para siswa yang unjuk rasa.

Tak pelak, melihat gurunya ikut demo, para siswa tambah bersemangat. Mereka pun meneriakan yel-yel anti Gatot. "Kami bersatu untuk menang," teriak siswa. Puncak demo terjadi sekitar pukul 11.00. Sebab, saat siswa berkumpul di halaman sekolah, tiba-tiba Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Banyuwangi Drs Nur Hadi MM muncul dari pintu samping SMAN I Genteng.

Tak pelak, kedatangan Nur Hadi itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari pendemo. "Pak Nur Hadi kami minta Pak Gatot dipindah," desak pendemo menyambut kedatangan Nur Hadi. Sambil berharap cemas para siswa berhenti menggelar orasi. Sementara Nur Hadi langsung menggelar pertemuan dengan para guru dan perwakilan para siswa di aula sekolah setempat. "Ini merupakan akumulasi dari kekecewaan kami. Maka kami mohon Pak Gatot diganti sekarang juga. Jika tidak, kami akan mogok ngajar," ancam H Siswoto MM, perwakilan dewan guru. Di hadapan Nur Hadi, Siswoto juga meminta agar pascademo ini, tidak ada guru yang dimutasi. Selain itu, dia meminta agar Kadispendik segera mengganti Gatot dengan seseorang figure pemimpin yang professional dan independen. Sebab, selama jabatan Kasek SMAN I Genteng dikendalikan Gatot, jabatan strategis lain selalu dipegang orang-orang dekatnya.

Di tempat yang sama Riski juga menuturkan lemahnya kepemimpinan Gatot. "Jika siswa suruh disiplin bagaimana dengan para guru dan pak kasek ?," tanya Riski berap-api. Tidak hanya itu. Bukan hanya itu. Dia juga menyoal berbagai macam tarikan yang tidak jelas. Misalnya, dana laboraturium, dana pembelian paket kumputer, serta Dana Operasional Sekolah (BOS). "Mengapa saat siswa mengalami musibah dana asuransinya tidak turun ? Uang itu dikemanakan ?," tanya Riski keheranan.

Aksi demo itu langsung direspon Kadispendik Nur Hadi. Diakui, pihaknya telah mengusulkan pemutasian Gatot kepada Bupati Ratna Ani Lestari. Hanya, kata dia momentumnya belum tepat. Sehingga, hingga hari ini Gatot belum dapat dipindah. "Tapi sekarang kan ada tuntutan dari guru dan siswa, berarti keinginan dinas dan aspirasi sekolah sudah klop," tegasnya.

Atas tuntutan itu, lanjut Nur Hadi, mulai hari ini, Gatot akan ditarik di bagian staf Dispendik. Sebagai penggantinya, pihaknya akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) Kasek SMA I Genteng. "Saya mohon siapapun orangnya yang saya tunjuk nanti tetap dihormati," pinta Nurhadi kepada
para guru dan siswa. Sayangnya, dia tidak berani membocorkan siapa nama Plt yang hari ini akan mengisi kursi yang ditinggalkan Gatot. "Dia pokoknya orang profesional dan bisa diajak kerja sama," tegasnya.

Jawaban Nur Hadi itu langsung melegakan pendemo. Begitu Nur Hadi meninggalkan SMAN I Genteng, siswa dan guru membuat lingkaran di lapangan seolah merayakan pesta kemenangan. "Pak Gatot mengapa kamu hanya di rumah saja ! Ayo temui kami," tantang para siswa, yang mengaku kesal dengan sikap Gatot itu.